11/06/2010

Pengen posting gambar tapi males cari scanner
Ini semua gara2 hidup sebagai anak kos, huhuhu

9/06/2010

Ini Hal Paling Klise di Dunia

Hai, akhirnya saya posting lagi. Sebenernya saya udah dalam proses mau tidur, tapi tiba-tiba dapet ide buat nulis. Jadi segeralah saya bergerak ke komputer sebelum ide itu menguap seiring dengan saya yang lima menit sekali juga menguap gara2 ngantuk.

Jadi di postingan kali ini saya mau ngebahas tentang, ehm... 'jatuh cinta'. Kenapa kepikiran nulis ini? Karena saya baru aja jadi 'tong sampah' beberapa temen yang lagi, ehm... jatuh cinta.

Well, memang orang jatuh cinta itu unik. Yang paling bisa dirasain adalah, mendadak kepo. Sekecil apapun sebuah info, pasti dianggap penting dan terkesan seakan-akan informasi yang paling berharga sedunia. Dan secara nggak langsung, segala info tentang saingan juga masuk ke dalam list informasi yang tak kalah penting. Rasanya punya kepuasan tersendiri kalo tau kelemahan si saingan.

Orang jatuh cinta pun berubah perhatian. Dia lagi apa ya? Dia udah makan atau belum? Makannya berapa piring? Sistem pencernaannya lancar nggak ya? Apa dia tidur nyenyak? Dia mimpi apa ya semalem? Kalo tidur dia ileran nggak ya? Dan beragam pertanyaan yang ujung-ujungnya malah bikin semakin jatuh cinta.

Orang yang jatuh cinta pasti serba bingung. Bingung gimana ngajak ngomong orang yang ditaksir. Bingung harus sms apa (sering kali sms yang udah diketik panjang lebar, diapus lagi, diketik ulang, diapus lagi, gitu seterusnya). Bingung gimana cara ngajak jalan berdua. Bingung mengartikan respon yang didapat. Dan hal-hal membingungkan lainnya.

Orang jatuh cinta bisa tiba-tiba senyum sendiri sambil baca sms. Terus dibaca lagi, dibaca lagi, dibaca lagi, nggak ada bosennya bacain sms padahal udah dari dua bulan bahkan setahun yang lalu. Tapi orang jatuh cinta juga bisa jadi manusia paling mellow sedunia kalo sms nya nggak dibales. Playlist-nya langsung lagu2nya Dewi Yull, Betharia Sonata, Nia Daniyati, dan beragam lagu yang nada dan liriknya mengiris-iris hati.

Orang jatuh cinta juga punya mata yang tajam, setajam elang. Nggak perlu jus wortel atau tomat buat tau keberadaan orang yang ditaksir. Karena setiap inch pergerakan orang yang ditaksir, bisa dilihat dan dirasakan. Telinganya pun lebih sensitif dari kelinci. Kalo kelas lagi ribut, orang yang jatuh cinta bisa membedakan frekuensi suara orang yang ditaksir dengan suara2 gaduh lainnya.

Tapi hati-hati, orang jatuh cinta juga bisa berubah jadi obsesi. Saat udah terang-terangan ditolak, tapi dengan jiwa pantang mundur tetep berusaha, itu tandanya cinta sudah mulai membabi-buta. Layaknya babi hutan yang berlari lurus, apapun penghalangnya, semua diterobos dengan alasan cinta. Ini udah nggak baik. Karena cinta nggak sama dengan obsesi. Karena cinta nggak sama dengan ilmu yang harus dikejar sampai ke negeri China. Karena cinta nggak sama dengan mobil mewah yang bisa dibeli. Dan yang pasti, karena cinta nggak bisa dipaksakan kayak memasukkan gajah ke dalam kulkas.

'Karena pada dasarnya cinta sama dengan sepasang kunci dan gembok. Hanya bisa cocok dengan pasangannya yang memang sudah ditakdirkan dari awal.'

p.s. saya ngetik ini sambil download sebuah lagu ciptaan temen saya, Perdi. Judul lagunya "Pelita" dan ini lagu mellow abis. Cocok buat yang lagi jatuh cinta unyu unyu gitu. Kalo mau download, silakan klik di sini

8/28/2010

Ini Tentang OSPEK

Hai haaaaiiii, ahaha. Sudah lama sekali nggak posting. Serasa udah seabad. Hmmm iya lebay emang lebaaaaayyy...

Saya seminggu kemarin sibuuuukkk banget karena ospek (lagi). Ya ospek lagi! Tapi ospek yang kali ini beda sama ospek waktu di UIN. Kalo di UIN saya cuma disuruh bikin atribut macem2 tapi nggak pake di tes mental. Kali ini pake.

Wuih agak semriwing juga mikirin tugas. Tiga malam jam tidur nggak bener. Hari pertama malah nggak tidur sama sekali. Walhasil saya nemu yang empuk2 dikit, bawaannya pengen tidur. Liat kasur pengen tidur. Liat bantal pengen ngorok. Liat orang gendut langsung ileran.
Yang paling aneh, waktu malem ketiga (malem Jum'at) seperti hari2 sebelumnya, saya nulis tugas ospek di folio. Nah saking capeknya (mungkin) tulisan saya ngacooooo banget. Kayaknya saya ngerjain sambil ngigo deh.
Berikut kutipannya,
"Selama ini saluran pencernan kita terus menerus bekerja walaupun seringkali 'over capacity' (<--- efek keseringan main twitter) atau sudah kelelahan dan akhirnya tanpa kita sadari, kita sudah tertidur nyenyak sehingga perut menjadi buncit bagai Habibi (<--- nggak ngerti kenapa bisa tiba2 ada nama si Habibi)."
Kutipan lainnya,
"Misalnya ketika mengalami stress, hormon insulin dan adrenalin saling 'tarik ulur' (<--- kayak orang PDKT) sehingga mereka sering bertengkar. Ya berselisih jawaban gitu (<--- antara orang putus sama nyontek)."
Bingung kan? Apalagi saya, hahaha. Anehnya sepanjang 2 halaman folio tulisannya nggak ada yang bener. Mulai dari kata2 sampai susunan kata nya. Akhirnya saya minum susu coklat hangat biar nggak ngantuk dan ngulang semua tulisan saya, untung aja selesai.
Terus di ospek saya juga megang, cium tangan, dan mengelus kepala CADAVER. Yeaaaayyy!!! hahaha. Kata senior, cadavernya udah dari tahun 2002. Di ruang anatomi itu, bau formalinnya menyengat banget. Jadi kebayang, baso sama tahu yang berformalin itu berarti bau banget pas dibuat.
Eh tapi kata kakaknya ada cadaver baru. Cowok dan ganteng. Ya tapi seganteng2nya cadaver, ya dia kan udah nggak bernyawa. At least, saya malah bersyukur nggak dikasih liat yang masih baru, karena takut kebayang-bayang mukanya.
Haaaaaaaaaaa setelah hampir seminggu musuhan, akhirnya saya akrab lagi sama si kasur unyu unyuuu dan memulai hibernasi bagai beruang kutub.
Well, dari ospek kali ini saya bener2 dapet gambaran gimana beratnya nanti pas kuliah. Tugas pasti lebih banyak menumpuk, dosen belum tentu bisa diajak kompromi, dan makin banyak interaksi dengan cadaver. Jadi saya sama sekali nggak merasa diplonco, tapi dibimbing. Ibaratnya kalo main game, ini tutorialnya.
Terakhir,
Terima kasih buat kakak2 senior yang sudah meluangkan waktu dan tenaganya buat bimbing angkatan 2010.
Regards,
Rizni

8/13/2010

Feels like.... HOME

Haaaaaa akhirnya setelah 2 minggu di kosan, ada kesempatan juga buat pulang ke rumah. Walaupun cemas, takut tiba2 ada kegiatan atau apalah itu urusannya, tapi saya tetap INGIN PULANG!

Jadilah saya bikin postingan ini di R-U-M-A-H blogger-emoticon.blogspot.com (dieja gitu jadi terkesan kayak C-I-N-T-A nya the bagindaz -___-).

Pulang ke rumah = perbaikan gizi = relaksasi otot = ganti2 channel tv sesuka hati sampe jebol remote-nya = tidur seharian. Untuk yang terakhir sebenernya saya lakukan juga di kosan karena belum ada kegiatan yang terlalu berarti.

Tapi yang paling penting,
Pulang ke rumah = ♥♥KETEMU KELUARGA♥♥

Omongan saya dulu : "Ih lo ngekos yaaaa, enak banget! Pengen dong ngekos." (ekspresi wajah:blogger-emoticon.blogspot.com)

Omongan saya sekarang : "Ih lo tinggal di rumah ya? Enak banget bareng keluarga..." (ekspresi wajah: blogger-emoticon.blogspot.com)


So guys, hargai waktu kalian bersama keluarga ya.

Oh iyaaa, sekalian mau minta maaf nih. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan ini, saya minta maaf buat semua kesalahan saya baik yang sengaja maupun yang nggak. Semoga Ramadhan kali ini bisa menjadikan kita orang yang lebih baik, amiiinnnnn.

Segitu aja deh postingan dari saya. Happy fasting, peeps!

7/29/2010

Ratapan Anak Kosan

Postingan saya kali ini dibuat tanggal 27 Juli 2010, tapi karena saya baru 'tersentuh' internet sekarang jadi di-posting nya hari ini

27 Juli 2010


Hari ini bisa dibilang hari pertama saya tinggal bener-bener sendirian, dan mau nggak mau saya akan menjalani ini selama kurang lebih 5 tahun. Keputusan saya untuk jadi anak perantauan ini memang membanggakan orang tua, terutama ayah saya.


Selama ini di mata ayah, saya terlihat sebagai anak cewek manja yang hobby nya ngelingker di kasur kayak udang galah. Dan dengan merantaunya saya ke pulau sebrang bikin ayah saya tersenyum bahagia -___-


Honestly, saya ini termasuk orang yang paling males sendirian. Salah satu motto hidup saya: Makin Rame Makin Asik (Oke, motto ini emang norak banget).

Jadi di sini lah saya sekarang. Di kosan yang sebenernya rame dengan beberapa anak kosan lain dan keluarga nya si ibu kos. Mereka semua juga baik banget kok. But the only thing I need is my FAMILY (mata mulai berkaca-kaca).


Sebenernya kalo dipikir-pikir lagi, mungkin karena ini hari pertama saya tinggal berjauhan dengan keluarga makanya saya jadi home sick berat begini. Kemaren-kemaren tiap saya keluar kamar, yang saya lihat Ayah, Bunda, Abang, Afif, sama Mbak Imah. dan tiga kucing kesayangan saya (Ocil, Puri, dan Obi) Nah sekarang? Jadi males keluar kamar, haaaaaaaaaaaaaaa.


SUMPAH KANGEN RUMAH!

(Air mata ngucur kayak air keran. Banjir Bandang).


7/23/2010

Lampung

Hai, haaaiii. Maaf ya, saya baru sempet nge-blog lagi gara2 lagi sibuk ngurusin 'sesuatu' (caelaaaahhhh), haha.

Hari Selasa dan Rabu kemaren saya pergi ke Lampung buat ngurusin 'sesuatu' itu. Nah ini dia beberapa foto yang saya ambil. Kebanyakan sih foto nggak penting (red: foto abang saya dengan berbagai pose). Jadi yang saya pajang ya foto2 pemandangan aja, hehe.




by the way, SELAMAT HARI ANAK NASIONAL untuk semua anak di Indonesia :)
Semoga hak2 anak di Indonesia semakin diperhatikan terutama dalam bidang pendidikan, amiiinnnnn...

7/17/2010

...

"From success to failure is one step; from failure to success is a long road."
- Yiddish Prover

7/16/2010

Sketch and The Dancing Animal


"If you're gonna be two-faced, at least make one of them pretty."
Marlyn Monroe

By the way, sketsa saya dipajang di sini, hehe agak malu juga sih karena sketsa saya jauh kalah bagus dari yang lain.

Buat yang suka gambar, ayo promosiin karya dan blog kalian juga. Kalo berminat, nggak ada syarat khusus kok. Yang pasti karya kita harus sesuai dengan tema yang ditentukan tiap 2 minggu sekali. The Dancing Animal sama sekali nggak nge-judge karya kita kok, jadi pede aja.

Enjoy your Friday, folks!

With ,
Rizni

7/13/2010

A Night Sketch


Ha nacido un Sol
apartir de hoy
que ilumina mi Alma

Eres tu mi tierno Amor
que abre la esperanza en mi
siento en tu fragilidad mi Amor
algo que no se entender

Cómo enseñarte Yo?
a cuidar tu Corazón
a buscar lo que es mejor
mi Amor...

Mi Angel de Amor

Mi Angel de Amor - Belinda

Nasib Pengangguran

Hallooooo, anak2 sekolah udah pada masuk dari hari Senin kemaren ya? Haaaa enaknya pada punya aktivitas lagi. Sedangkan saya masih terjebak dengan liburan. Mati gaya banget, padahal berbagai pose udah dilakukan mulai dari kayang sampe sikap lilin (lebay), hehe.

Liburan saya nggak jauh2 dari nonton tv, dvd, beberes rumah, sama jadi supir blogger-emoticon.blogspot.com. Pengen jalan2 tapi yang diajak udah pada punya acara sendiri. Ada rencana ke dufan, tapi anggota yang mau ikutan pada belum ada kabar. Zzzz banget lah.

Tapi dipikir-pikir ada hikmahnya juga sih saya kebanyakan di rumah. Jadi saya bisa istirahat dan manjain badan sebelum memulai semester 3 yang super hectic. Gimana nggak hectic, wong praktikumnya ntar ada 5 (baca: LIMAAAAAAARGGHH) blogger-emoticon.blogspot.com. Semester kemaren, ada 3 praktikum aja udah cukup bikin saya keblinger, gimana 5?

Nah, tapi saya (dan kalian semua) harus tetap semangat! Sesuatu yang terlihat susah, pasti akan terasa gampang kalo kita menjalaninya dengan semangat. Dan akhirnya tanpa terasa, ternyata hal yang kita anggap susah itu udah terlewati.

Okay guys, keep on spirit yaaa! Always try to give your best. Byeeeee blogger-emoticon.blogspot.com

With ,
Rizni

7/11/2010

Digital Love Song


Last night I had a dream about you
In this dream I'm dancing right beside you
And it looked like everyone was having fun
the kind of feeling I've waited so long

Don't stop come a little closer
As we jam the rythm gets stronger
There's nothing wrong with just a little little fun
We were dancing all night long

Ooh I don't know what to do
About this dream and you
I wish this dream comes true

Digital Love-Daft Punk

About Yesterday

Ini gambar iseng2 punya saya (iya cukup, saya tau muka Raditya Dika malah lebih mirip gorilla daripada marmut di sini), haha.

Sebenernya saya mau posting tulisan ini kemaren. Tapi ternyata kemaren internet rumah lagi ngambek, jadinya baru sekarang deh nge-post nya.

Oke, ceritanya saya pergi ke Gramedia Depok, kemaren. Niatnya sih cuma mau beli alat-alat tulis aja. Tapi karena males pulang cepet2, saya liat2 buku dulu di lantai dua. Tau-tau ada buku 'Marmut Merah Jambu' nya Raditya Dika. Baru inget kalo pengen beli buku ini (sebelumnya saya abis amnesia gara2 UAS. Lupa 'hampir' segalanya.) dan tanpa basa-basi langsung saya beli.
Ternyata eh ternyata, ada banner gede yang menyatakan kalo mau ada Talkshow sama Raditya Dika. Dan ternyata (lagi) Talkshow nya hari itu juga (kemaren). Saya pun iseng2 ikutan.

God, yang dateng rame banget kayak lagi ada pasar tumpah di Gramedia. Selesai tanya-jawab, ada sesi book-signing, dan saya (lagi2) ikutan. Lumayan kan buat bikin sirik temen2.

Sampailah giliran buku saya ditandatangani (untung udah sempet dibuka bungkusnya). Terjadilah sebuah dialog antara saya dan Raditya Dika, yaitu:

Raditya Dika (RD) : "Nama lo?"
Saya : "Rizni." (Well, waktu nyebut nama saya nggak memberikan penekanan ke huruf 'Z', jadinya gini -> 'riSni')
RD : "Oh riSni..." (sambil tanda tangan)
RD : "Baru pertama kali ikut talk show ya?"
Saya : "Iya" (dengan muka sok imOeTzz)
RD : "Hah serius?" (Saya jadi bingung, sebelumnya dia ngomong seakan2 dia tau banget kalo saya baru pertama kali dateng ke talk show dia. Tapi beberapa detik kemudian, dia kayak orang amnesia).
Saya : "Serius. Makasih ya..." (pergi dengan muka bingung).

Yang paling lucu sih ngeliatin ABG2 labil pada histeris gimanaaaa gitu pas minta foto bareng sama Raditya Dika. Saya cuma bisa senyam-senyum. Tapi kalo dipikir-pikir lagi, mungkin karena mereka ngefans banget kali ya. Saya juga kalo ketemu Adhitia Sofyan sama Tompi bakal hip hip hura histeria, kayak mereka gitu (jadi inget waktu ketemu Marcell), hehe.

Saya memang suka baca buku2nya Raditya Dika. Bukan sekedar tingkah konyolnya, tapi lebih dari itu. Kemampuan dia merangkai kata2, sampe orang2 terus tertarik untuk baca lagi, lagi, dan lagi. Nagih. Dan tanpa sadar, halaman udah abis.

Saya, saya juga pingin banget bisa jadi penulis seperti Raditya Dika atau Dewi Lestari, bahkan lebih dari mereka. Tapi kalo inget beberapa judul novel yang saya tulis dan nggak selesai2, saya jadi agak pesimis deh, hahaha.


'Marmut Merah Jambu' by Raditya Dika


Sign-nya Raditya Dika di buku saya dengan tulisan 'To riSni'

7/09/2010

Let's say HALLO

Hallo, hi, bonjour


I'm officially moving from my previous blog.

So, here we are!

Hope you'll enjoy my post like you enjoy a cup of tea.


Sincerely,
Rizni