9/06/2010

Ini Hal Paling Klise di Dunia

Hai, akhirnya saya posting lagi. Sebenernya saya udah dalam proses mau tidur, tapi tiba-tiba dapet ide buat nulis. Jadi segeralah saya bergerak ke komputer sebelum ide itu menguap seiring dengan saya yang lima menit sekali juga menguap gara2 ngantuk.

Jadi di postingan kali ini saya mau ngebahas tentang, ehm... 'jatuh cinta'. Kenapa kepikiran nulis ini? Karena saya baru aja jadi 'tong sampah' beberapa temen yang lagi, ehm... jatuh cinta.

Well, memang orang jatuh cinta itu unik. Yang paling bisa dirasain adalah, mendadak kepo. Sekecil apapun sebuah info, pasti dianggap penting dan terkesan seakan-akan informasi yang paling berharga sedunia. Dan secara nggak langsung, segala info tentang saingan juga masuk ke dalam list informasi yang tak kalah penting. Rasanya punya kepuasan tersendiri kalo tau kelemahan si saingan.

Orang jatuh cinta pun berubah perhatian. Dia lagi apa ya? Dia udah makan atau belum? Makannya berapa piring? Sistem pencernaannya lancar nggak ya? Apa dia tidur nyenyak? Dia mimpi apa ya semalem? Kalo tidur dia ileran nggak ya? Dan beragam pertanyaan yang ujung-ujungnya malah bikin semakin jatuh cinta.

Orang yang jatuh cinta pasti serba bingung. Bingung gimana ngajak ngomong orang yang ditaksir. Bingung harus sms apa (sering kali sms yang udah diketik panjang lebar, diapus lagi, diketik ulang, diapus lagi, gitu seterusnya). Bingung gimana cara ngajak jalan berdua. Bingung mengartikan respon yang didapat. Dan hal-hal membingungkan lainnya.

Orang jatuh cinta bisa tiba-tiba senyum sendiri sambil baca sms. Terus dibaca lagi, dibaca lagi, dibaca lagi, nggak ada bosennya bacain sms padahal udah dari dua bulan bahkan setahun yang lalu. Tapi orang jatuh cinta juga bisa jadi manusia paling mellow sedunia kalo sms nya nggak dibales. Playlist-nya langsung lagu2nya Dewi Yull, Betharia Sonata, Nia Daniyati, dan beragam lagu yang nada dan liriknya mengiris-iris hati.

Orang jatuh cinta juga punya mata yang tajam, setajam elang. Nggak perlu jus wortel atau tomat buat tau keberadaan orang yang ditaksir. Karena setiap inch pergerakan orang yang ditaksir, bisa dilihat dan dirasakan. Telinganya pun lebih sensitif dari kelinci. Kalo kelas lagi ribut, orang yang jatuh cinta bisa membedakan frekuensi suara orang yang ditaksir dengan suara2 gaduh lainnya.

Tapi hati-hati, orang jatuh cinta juga bisa berubah jadi obsesi. Saat udah terang-terangan ditolak, tapi dengan jiwa pantang mundur tetep berusaha, itu tandanya cinta sudah mulai membabi-buta. Layaknya babi hutan yang berlari lurus, apapun penghalangnya, semua diterobos dengan alasan cinta. Ini udah nggak baik. Karena cinta nggak sama dengan obsesi. Karena cinta nggak sama dengan ilmu yang harus dikejar sampai ke negeri China. Karena cinta nggak sama dengan mobil mewah yang bisa dibeli. Dan yang pasti, karena cinta nggak bisa dipaksakan kayak memasukkan gajah ke dalam kulkas.

'Karena pada dasarnya cinta sama dengan sepasang kunci dan gembok. Hanya bisa cocok dengan pasangannya yang memang sudah ditakdirkan dari awal.'

p.s. saya ngetik ini sambil download sebuah lagu ciptaan temen saya, Perdi. Judul lagunya "Pelita" dan ini lagu mellow abis. Cocok buat yang lagi jatuh cinta unyu unyu gitu. Kalo mau download, silakan klik di sini